Lollol
  • Home
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us
Saya kutip kembali sebuah cerita yang pernah saya baca ketika awal masuk bangku kuliah. Ada yang menarik dengan cerita di bawah ini. Ada pula harapan supaya nantinya bisa bermanfaat dan bisa menuntun kembali sodara-sodara kita yang mulai kehilangan tujuan dan tanggung jawabnya sebagai seorang muslim.
Ada sebuah wacana menarik ketika seorang anak muda melontarkan pertanyaan kepada seorang Ustadz.

“Ustadz, Allah jugakah yang mentakdirkan manusia dosa ?”, tanya pemuda itu membuka percakapan.

“Manusia itu sudah diberi akal untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang berpahala dan mana yang dosa. Jadi manusia itulah pada hakekatnya yang mendhalimi dirinya sendiri, sehingga dia terjerumus dalam dosa”, jawab sang ustadz dengan senyum ramah di bibirnya.
“Jadi, kuncinya pada akal manusia ?”.

“Ya, justru itulah yang membedakan manusia dengan hewan atau makhluk lain”.
Tiada hari tanpa berjilbab,,
Dulu, ga tau pastinya kapan, pagi-pagi waktu pergi ke scul saya dikejutkan dengan penampilan baru suasana di sono. Sebut saja dua wanita yang ada disamping ini namanya chacha dan datul, emang ntu namanya.. heee.. cha-tul (begitulah saya memanggilnya), saya memulai babak baru dengan melihat penampilannya (kayak sepak bola aja, ada babaknya, babak belur kale??). Mulai sekarang semua yang ada di scul udah memakai hijab, ups, jilbab dulu ding..(emank dari awal scul ntu dibuka cwe-nya dah pke jilbab,, XD )
Tadinya saya abis dari rumah yang pergi ke scul untuk pertama kalinya (berangkatnya naek bemo euy) Waktu masuk ke kelas, saya sempat bertanya2, sapa nih yang duduk di mejanya ntu, kok jilbaban cakep,, haha. tak terpikir sih siapa dia (karena semua cwe dikelas berjilbab), tp kok ada yang lebih kecil ma yang enduth.
Nah, langsung deh buru2 saya liat dari samping, Subhanallah.. ternyata si cha-tul (awalnya kagak tau namanya), cuantik deh..wekeke (serius nih, kalo perempuan berjilbab kan mesti lebih cantik… tapi ini ga tau kenapa awal" cakep banget). Nampak lucu sekali sekarang mukanya.. dua-duanya jadi Lebih kecil n imut.. Ups, udah tuwir kok dibilang imut..



Kenapa mesti berjilbab ??
Hmm.. ..kenapa yah?.. karena diwajibkan oleh syariat!! Hah, anak kecil mah tau bang!! Lha tyus apaan??
Coba deh aku liat dari sisi yg lain. Eh ternyata lebih manis loh kalo perempuan pakek jilbab, lebih imut, lebih terjaga perilakunya, lebih terjaga auratnya, lebih terjaga sikapnya, lebih terjaga pergaulannya, dsb.
Hayo, bagi yang udah paham arti dan makna berjilbab, sharing buat teman – temannya yang perempuan yuk…, Apa sih sebenernya makna dibalik jilbab maupun hijab ??



Pasti Bermanfaat... XD 
Insyaallah....
http://handywhite.tk/      <== Sumbernya


"A"
'Adh-h : Kata 'adh-h memiliki arti yang sama dengan kata idhah yang artinya adalah sihir, dusta; tindakan mengadu domba, menghasut dan memfitnah.
'Adhih : Tukang sihir (ism fail).
'Adwa : Penjangkitan atau penularan penyakit.
'Ain : Pengaruh jahat yang disebabkan oleh rasa dengki seseorang melalui matanya; kena mata.
'Alaihis Salam, 'alaihissalam : Semoga salam sejahtera senantiasa dilimpahkan (Allah) kepadanya.
Allahu Akbar : Allah Mahabesar.
Atsar : Atsar memiliki 2 (dua pengertian); (1) hadits, dan (2) perkataan atau perbuatan yang dinisbatkan kepada sahabat atau tabi'in.
'Azimah : lihat ruqyah.
'Azza wa Jalla : Mahamulia dan Mahaagung.

"B"
Barzakh, barzah : Alam ghaib setelah manusia meninggal dunia sampai hari Kiamat, atau alam kubur.

"D"
Dinar : Nama satuan uang. Pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terbuat dari emas.
Dirham : Nama satuan uang. Pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terbuat dari perak. Nilainya lebih kecil daripada dinar.
Dzatu Anwath : Sebuah pohon bidara tempat dimana kaum musyrikin (pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersemedi dan menggantungkan senjata mereka di situ untuk mencari berkah.

"F"
Fai' : Harta yang diperoleh kaum muslimin dari musuh tanpa melalui peperangan, karena harta tersebut ditinggal lari oleh musuh.
Fa'l : Perasaan optimis; harapan bernasib baik dan sukses.

"G"
Ghanimah : Harta yang diambil alih oleh kaum muslimin dari musuh mereka ketika dalam peperangan; harta rampasan perang.
Ghul : Hantu (genderuwo), salah satu jenis jin. 

"H"
Habib : Kekasih.
Hadits : Tuntunan dan tradisi yang diajarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melalui sabda, sikap, perbuatan dan persetujuan beliau; sesuatu yang dinisbatkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam baik berupa perkataan, perbuatan, sikap atau persetujuan.
Hamah : Burung hantu.
Hasan : Satu tingkatan (derajat) hadits dibawah shahih. Sebuah hadits digolongkan ke dalam tingkatan (derajat) hasan apabila daya hafal atau kecermatan dan ketelitian orang yang meriwayatkannya (perawi) masih kurang. Akan tetapi apabila terdapat banyak atau ada berbagai jalan dalam meriwayatkan hadits tersebut maka hadits tersebut meningkat menjadi shahih.

"I"
Ibadah : Penghambaan diri kepada Allah 'Azza wa Jalla dengan mentaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, disertai dengan penuh rasa kerendahan hati dan penuh rasa cinta.
Iman : Ucapan hati dan lisan yang disertai dengan perbuatan, diiringi dengan ketulusan niat karena Allah dan dilandasi dengan berpegang teguh kepada Sunnah RasulNya shallallahu 'alaihi wa sallam.
Isnad : Silsilah orang-orang yang meriwayatkan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Istinja' : Bersuci atau membersihkan diri setelah buang hajat kecil atau besar.
Iyafah : Meramal alamat baik atau nasib dengan menerbangkan burung, apabila terbang ke arah kanan berarti ada alamat baik. Iyafah berbeda dengan thiyarah, karena thiyarah adalah meramal nasib buruk, atau merasa bernasib sial dengan melihat burung, hewan lainnya atau apa saja.

"J"
Jahiliyyah, jahiliah : Kebodohan, sebutan untuk suatu zaman yang ciri utamanya ialah mengagungkan selain Allah dengan disembah, dipuja, dipatuhi dan ditaati; ciri lainnya dari zaman ini adalah kebobrokan mental dan kerusakan akhlak, seperti zaman sebelum agama Islam muncul dengan dibawa oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Ja'iz : Kata ja'iz memiliki arti yang sama dengan kata mubah yaitu artinya adalah boleh, tidak dilarang dan tidak dianjurkan.
Jayyid : Satu tingkatan sanad di atas hasan.
Jibt : Sihir; sebutan yang biasa digunakan untuk sihir, tukang sihir, tukang ramal, dukun, berhala dan sejenisnya.
Jizyah : Semacam pajak yang dipungut dari orang-orang kafir yang mampu dan telah dewasa, sebagai ganti dari zakat yang dipungut dari orang-orang Islam, atas segala perlindungan, keamanan dan ketentraman yang diberikan oleh kaum Muslimin kepada orang-orang kafir ini.

"K"
Khalil (al-Khalil) : Kekasih mulia, tingkatannya lebih tinggi daripada habib (kekasih).
Khamilah : Pakaian yang berbulu atau berbeludru; pakaian terbuat dari wol.
Khamisah : Pakaian yang terbuat dari wol atau sutera dengan sulaman yang indah lagi menarik.
Kunyah Dibaca kun-yah, : Nama panggilan untuk kehormatan, seperti Abu al-'Abbas, Abu Abdillah, Abu Ahmad, dll. Biasanya diambil dari nama anak yang pertama.

"M"
Makruh : Sesuatu yang apabila dikerjakan kurang baik, tetapi apabila ditinggalkan akan mendapatkan pahala.
Marfu' : Hadits yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sesuatu yang dinisbatkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam baik itu berupa ucapan, perbuatan, sikap atau persetujuan, meskipun yang menisbatkan itu seorang sahabat atau tabi'in.
Mauquf : Sesuatu yang dinisbatkan kepada seorang sahabat, baik itu berupa ucapan, perbuatan atau persetujuan; perkataan yang diucapkan seorang sahabat atau perbuatan yang dilakukannya atau persetujuannya terhadap apa yang dilakukan seorang tabi'in.
Mufti : Orang yang memberikan fatwa atau petunjuk atas suatu masalah.

"N"
Nadzar, nazar : Ungkapan seseorang dengan ucapan bahwa ia akan melakukan sesuatu untuk Allah jika tercapainya sesuatu baginya.
Nau' : Bintang; arti asalnya; tenggelam atau terbitnya suatu bintang.
Nusyrah : Tindakan untuk menyembuhkan atau mengobati seseorang yang terkena sihir dengan mantera atau jampi.

"Q"
Qadha' : Qadha' = qadar. Ketetapan Ilahi, artinya bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini diketahui, dicatat, dikehendaki dan diciptakan oleh Allah 'Azza wa Jalla.
Qunut : Membaca do'a dalam shalat, dilakukan sebelum ruku' atau sesudah ruku' pada rakaat terakhir, terutama pada waktu nazilah (dalam keadaan ada bahaya).

"R"
Radiallahu 'anha : Semoga Allah senantiasa melimpahkan keridhaan kepadanya (seorang perempuan).
Radiallahu 'anhu : Semoga Allah senantiasa melimpahkan keridhaan kepadanya (seorang laki-laki).
Radiallahu 'anhum : Semoga Allah senantiasa melimpahkan keridhaan kepada mereka (dua orang atau lebih).
Risywah : Sogokan, uang semir atau pelicin.
Riya' : Melakukan suatu amal dengan cara tertentu supaya diperhatikan dan dipuji orang lain; contohnya; seseorang melakukan shalat, lalu memperindah shalatnya tatkala dia mengetahui ada orang lain yang memperhatikannya.
Ruqyah : Usaha penyembuhan suatu penyakit dengan pembacaan ayat-ayat al-Qur'an, do'a-do'a atau mantera-mantera.

"S"
Sakratul maut, sakaratul maut : Rasa pedih dan sakit yang dirasakan seseorang ketika dicabut nyawanya; sekarat.
Sanad : Lihat isnad.
Shafar, shofar, safar, sofar : Bulan kedua dalam tahun Hijriyah, sesudah bulan Muharram dan sebelum bulan Rabiul Awwal. Urutan-urutan bulan dalam tahun Hijriyah adalah sebagai berikut; (1) Muharram, (2) Shafar, (3) Rabiul Awwal, (4) Rabiul Tsani, (5) Jumadil Awal, (6) Jumadil Tsani, (7) Rajab, (8) Sya'ban, (9) Ramadhan, (10) Syawwal, (11) Zulqaidah dan (12) Zulhijjah.
Shahih, sahih, shohih, shoheh : Hadits yang diriwayatkan secara berkesinambungan (tidak terputus) oleh orang-orang yang terpercaya (perilaku, daya hafal dan kecermatannya) mulai dari awal sanad sampai yang terakhir, bebas dari suatu keganjilan atau penyakit atau sebab yang menjadikan hadits tersebut lemah.
Shallallahu 'Alaihi wa Sallam : Semoga Allah senantiasa melimpahkan shalawat dan salam sejahtera kepada beliau. Ini adalah sebuah shalawat yang diucapkan apabila seorang Muslim mendengar nama Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam disebutkan.
Subhanahu wa Ta'ala : Mahasuci dan Mahatinggi. Allah Subhanahu wa ta'ala berarti Allah yang Mahasuci dan Mahatinggi.
Subhanallah : Mahasuci Allah.
Sya'ban : Bulan kedelapan dalam tahun Hijriyah, sesudah bulan Rajab dan sebelum bulan Ramadhan. Pada pertengahan bulan ini terdapat nishfu sya'ban yaitu pada hari kelima belas dalam bulan Sya'ban, dimana pada hari itu kaum muslimin dari kalangan ahli bid'ah melaksanakan shalat nisfhu sya'ban.
Syafa'at : Perantaraan, yaitu perantaraan yang akan dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan hal itu dengan seizinNya, untuk meringankan beban umat manusia ketika di padang Mahsyar (pada hari Kiamat) dan inilah yang disebut syafaa'at kubra (terbesar) atau disebut juga al-Maqam al-Mahmud, untuk memasukkan Surga bagi mereka yang berhak mendapatkan Surga; untuk tidak memasukkan ke Neraka bagi ahli tauhid dari umatnya yang berdosa yang semestinya masuk Neraka; untuk mengeluarkan dari neraka orang-orang ahli tauhid yang berdosa yang sudah masuk Neraka; untuk menambahkan pahala dan meningkatkan derajat bagi orang-orang penghuni Surga; dan perantaraan kepada Allah untuk meringankan siksa bagi sebagian orang kafir dan ini khusus untuk paman Beliau, Abu Thalib.
Syahadat : Persaksian dengan hati dan lisan "Tiada sesembahan yang haq selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah," dengan mengerti maknanya dan mengamalkan apa yang menjadi tuntutannya, baik zhahir maupun bathin.
Syawwal, syawal : Bulan kesepuluh dalam tahun Hijriyah, sesudah bulan Ramadhan dan sebelum bulan Zulqaidah. Pada bulan ini terdapat hari raya 'Iedul Fithri yaitu pada hari pertama dalam bulan Syawwal.

"T"
Ta'ala : Mahatinggi.
Ta'awwudz : Meminta perlindungan kepada Allah dengan mengucapkan "A'udzubillah min ..." (aku berlindung kepada Allah dari ...).
Tahmid : Memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan mengucapkan "Alhamdulillah" (segala puji hanya milik Allah).
Tahrif : Menyelewengkan suatu nash dari al-Qur'an atau Hadits dengan mengubah lafazhnya atau membelokkan maknanya dari makna yang sebenarnya (memberikan tafsiran yang menyimpang dari makna sebenarnya yang dikandung oleh nash tersebut).
Takbir : Mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan mengatakan "Allahu Akbar" (Allah Mahabesar).
Takyif : Mempertanyakan bagaimana sifat Allah itu; atau menentukan bahwa hakikat sifat Allah itu begini atau begitu.
Tamimah : Sesuatu yang dikalungkan pada leher anak-anak sebagai penangkal atau pengusir penyakit, pengaruh jahat yang disebabkan rasa dengki seseorang, dsb. Dan termasuk dalam hal ini apa yang dinamakan haikal.
Tamtsil : Menyerupakan sifat Allah dengan sifat makhlukNya.
Tathayyur : Berfirasat buruk, merasa bernasib sial; atau meramal nasib buruk karena melihat burung, binatang lain atau apa saja.
Ta'thil : Mengingkari seluruh atau sebagian sifat-sifat Allah. Sedang perbedaannya dengan tahrif, bahwa ta'thil tidak mengakui makna sebenarnya yang dikandung oleh suatu nash dari al-Qur'an atau Hadits.
Ta'wil : Ta'wil memiliki tiga pengertian; (1) Hakikat atau kenyataan yang sebenarnya dari sesuatu perkataan atau berita. Seperti kata-kata ta'wil yang terdapat dalam al-Qur'an surat al-A'raf : 3, az-Zumar : 10, an-Najm : 7 dan sebagainya. (2) Tafsiran seperti kata-kata para ahli tafsir: "Ta'wil dari firman Allah...", artinya "tafsiran dari firman Allah...". (3) Penyimpangan suatu kata dari makna yang sebenarnya ke makna yang lain. Dan inilah yang dimaksud dengan ta'wil yang disebutkan dalam pembahasan teologis.
Tiwalah : Guna-guna, sesuatu yang dibuat supaya seorang suami mencintai istrinya atau sebaliknya.
Thaghut, thoghut : Setiap yang diagungkan selain Allah dengan disembah, ditatati atau dipatuhi, baik yang diagungkan itu batu, manusia atau setan. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata; "Thaghut adalah sesuatu yang membuat seorang hamba melampaui batas terhadapnya, baik berupa sesembahan, sesuatu yang diikuti ataupun ditaati." Thaghut itu sangat banyak jumlahnya. Gembong thaghut itu ada lima; (1) Iblis la'anahullah, (2) yang disembah selain Allah dan ia ridha dengan penyembahan tersebut, (3) sesuatu yang disembah oleh manusia, (4) orang yang mengaku mengetahui perkara yang ghaib, dan (5) orang yang berhukum dengan hukum selain hukum Allah.
Tharq : Meramal atau membuat garis di atas tanah. Caranya antara lain, seperti dilakukanj orang-orang Jahiliyah, yaitu dengan membuat garis-garis yang banyak secara acak (sembarangan), kemudian dihapus dua-dua, apabila yang tersisa dua garis maka itu tandanya akan sukses atau bernasib baik, akan tetapi apabila tinggal satu garis saja maka itu tandanya akan gagal atau bernasib sial.

"U"
Ulama' : Sebutan untuk ilmuwan dalam arti khusus, yaitu untuk orang yang ahli dalam bidang agama.
Umara' : Pemimpin, penguasa.

"W"
Wada'ah : Sesuatu yang diambil dari laut, menyerupai rumah kerang. Menurut anggapan orang-orang Jahiliyyah bisa digunakan sebagai penangkal penyakit.
Ridda adalah sebuah kata kerja intransitif dan akar katanya radd. Ia tidak memiliki bentuk transifif; seseorang dapat memutuskan untuk murtad, tetapi tidak ada orang lain dapat membuatnya seorang murtad. Ia merupakan tindakan yang dilakukan atas keinginan sendiri dan tidak ada fihak luar yang dapat ikut campur di bagian manapun didalamnya. Adalah aspek kebebasan nurani ini yang membedakan irtidad dari konsep kemurtadan menurut Kristen dan Maududi, yang kami bahas pada bab terakhir, yakni kemurtadan dan hukumannya membutuhkan otoritas ekstrnal, gereja atau negara. Ia bagaikan eksekusi atau, bahkan, pembunuhan. Sementara irtidad adalah bagaikan tindakan bunuh diri. Seseorang dapat menghukum mati at au membunuh tetapi tidak seorangpun dapat 'membunuh dirikan' orang lain.



1. Musyrik adalah mengadakan sekutu terhadap Allah. Percaya bahwa ada wujud tuhan, selain Allah. Musyrik tidak akan diampuni dosanya. (baca Luqman 13) 

2. Munafiq adalah orang yang menampakan dan mengumumkan bahwa dia beriman padahal hatinya kafir. (baca Albaqarah 8) 

3. Fasik adalah seorang muslim yang meninggalkan kewajiban-kewajibannya atau selalu melakukan perbuatan yang diharamkan. (baca AlBaqarah 26-27) 

4. Kafir adalah orang yang tidak beriman dan tidak beragama dengan agama Islam.

5. Murtad adalah orang yang keluar dari agama Islam dan kemabali kepada kekafiran. (baca Albaqarah 217)
Postingan Lama Beranda

POPULAR POSTS

  • Agar Pacar Setia (Khusus Cowok)
  • Masalah Klasik Antara Uang dan Cinta
  • 10 Cara Ampuh Mengusir Rasa Jenuh Sama Pasangan Kamu
  • Allah Juga kah Yang Mentakdirkan Manusia Dosa?
  • IDM 6.23 Build 14 - IDM Versi Terbaru
  • Unforgettable Moment
  • Tips menyimpan sebuah halaman web secara utuh (Firefox Only)
  • The Technicians (2014)
  • Tips Semangat Kuliah
  • Kenapa Mesti Berjilbab ??

Categories

  • BigBang
  • Buanyol
  • Education Tech
  • for future
  • Gratisan
  • Iseng
  • K-Movie
  • K2NBlog
  • Love the Environment
  • Minerals
  • Nonton TV
  • OST
  • Religi
  • RM
  • Sains
  • Single
  • Software
  • the white cupid stupid

Advertisement

About Me


I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out. Great things in business are never done by one person. They’re done by a team of people.

Popular Posts

  • Agar Pacar Setia (Khusus Cowok)
  • Masalah Klasik Antara Uang dan Cinta
  • 10 Cara Ampuh Mengusir Rasa Jenuh Sama Pasangan Kamu

Advertisement

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates